Menara Air

Induk Seri: A Sorcerer’s Journey[id]

Fitur Asisten Suara AI (Beta)
Berdiskusi di server Discord
Pengaturan Membaca
18px

Glenn sekarang memiliki tiga bola kristal — bola kristal biasa, bola kristal yang berisi belahan jiwa, dan bola yang digunakan di Dunia Bawah.

Kembali ke asramanya, Glenn mendapati bahwa biji-biji jamur telah tumbuh. Ia melihat beberapa spora seperti tepung pada tubuh buah jamur tersebut dan mengumpulkannya dengan sangat hati-hati.

“Benda-benda inilah yang membuatku berhalusinasi dan hampir membunuhku di hutan!” gerutu Glenn tanpa memperjelas ucapannya saat ia memasukkan spora-spora itu ke dalam labu kaca.

Terdapat labu lain yang berisi cairan keruh berwarna jahe. Cairan tersebut adalah ekstrak dari lambung burung bangau yang pernah diujicobai Glenn dengan Lalat Pengganggu (Gadflies) tiga bulan lalu. Berdasarkan pengamatan dan pemeriksaan jangka panjang Glenn, cairan ini adalah kunci ketahanan burung bangau terhadap efek mutasi buruk dari Lalat Pengganggu — efek yang mendeformasi inangnya.

Hasil uji coba lain yang berkaitan dengan Lalat Pengganggu adalah perannya sebagai Serangga Simbiotik dalam mempercepat proses evolusi inang, terutama proses evolusi pasif.

Evolusi pasif mengacu pada perolehan fitur atau kemampuan baru atau yang ditingkatkan saat seseorang beradaptasi dengan lingkungan yang berubah. Salah satu contohnya adalah peralihan ke posisi berjalan tegak: kapalan muncul di tumit manusia untuk mengurangi rasa sakit, dan otot kaki menjadi lebih kuat untuk mempermudah berjalan. Namun, evolusi pasif tidak dapat dibandingkan dengan evolusi positif dalam hal kemampuan yang baru diperoleh, seperti ketika seorang penyihir naik ke tingkat yang lebih tinggi.

Evolusi alami butuh waktu, tetapi Lalat Pengganggu dapat mempercepat proses tersebut dan mendongkrak kemampuan terkait ke tingkat yang lebih tinggi.

Sebagai akibat dari evolusi pasif, Glenn sekarang lebih kebal terhadap halusinasi karena ia pernah mengalami trans oleh jamur tersebut, dan lebih kebal terhadap luka bakar karena ia pernah menerima cedera dari api Putri Matahari (Daughter of Sun).

Sebuah gagasan liar muncul di benak Glenn ketika ia menemukan hal ini — untuk membeli tongkat sihir dari berbagai elemen guna melukai dirinya sendiri dan dengan demikian meningkatkan pertahanannya terhadap elemen-elemen tersebut. Namun, ia merasa kelelahan dan langsung pergi tidur. Ia tertidur dalam waktu kurang dari satu menit.

Keesokan harinya, Glenn pergi ke Dickens dan toko-toko lain yang terletak di pasar perdagangan untuk membeli tongkat-tongkat sihir tersebut. Sekarang ia memiliki sepuluh tongkat yang masing-masing terbuat dari elemen yang berbeda. Elemen-elemen ini adalah elemen yang umum dijumpai: api, air, es, kayu, tanah, angin, petir, cahaya, kegelapan, dan kehidupan.

Glenn secara sengaja membeli tongkat-tongkat yang memiliki kekuatan serang berkisar antara 20 hingga 30 poin. Dengan cara ini, ia hanya akan menerima sekitar 10 poin serangan aktual pada dirinya, karena topengnya akan menyerap 20 poin serangan tanpa mengharuskan Glenn mengonsumsi kekuatan sihirnya. Kendati demikian, serangan 10 poin akan langsung membunuh tubuh berkonstitusi 4 poin. Oleh karena itu, Glenn mengikuti usulan Dickens—yang meskipun memiliki kekhawatiran serius atas metode Glenn untuk evolusi cepat—memberikannya beberapa Daun Kehidupan (Life Leaves). Daun Kehidupan, ketika ditaruh di mulut, dapat melindungi seseorang untuk waktu singkat dengan cara menaikkan energi internalnya dan dapat digunakan beberapa kali.

Satu efek samping kecil adalah bahwa setelah menerima serangan dari elemen tertentu, Glenn harus mengonsumsi jenis makanan tertentu agar seluruh pendekatan tersebut berhasil. Pola makan tidak boleh diabaikan, dan makanannya harus persis seperti yang ditentukan.

Proses tersebut terus berlanjut — serangan elemen, dinetralkan oleh Daun Kehidupan, Lalat Pengganggu mensekresikan zat khusus dan memacu kecepatan evolusi. Segera, Glenn membuat daftar makanan yang muncul di kepalanya. Makanan-makanan itu dihasilkan secara bawah sadar.

Makanan-makanan tersebut tidak sulit ditemukan kecuali untuk satu jenis yang muncul ketika ia diserang oleh elemen api. Makanan itu adalah Keram Kecantikan (Beauty Clam).

Kerang Kecantikan adalah apa yang disajikan oleh gubernur kota Bi Seer untuk menjamu penyihir Apollo pada suatu perjamuan. Kerang tersebut dikatakan berasal eksklusif dari Laut Perbatasan Selatan. Mereka sangat berharga serta sulit ditemukan dan ditangkap. Meskipun ada alternatif selain Kerang tersebut, ia menginginkan pilihan terbaik dan mengambil risiko tersebut.

“Hai, Lafite. Ini Glenn. Apa kabar?” Glenn melakukan kontak dengan Lafite menggunakan bola kristal hitam barunya.

“Yo! Datang dan lihat siapa ini! Ini Glenn, seseorang yang tidak pernah menghubungi aku duluan!” cibir Lafite.

“Lafite, aku sedang melakukan uji coba, dan aku butuh beberapa Kerang Kecantikan. Aku ingat ayahmu pernah membahas di mana tempat mendapatkannya. Apa kamu ingat?”

“Kecantikan? Uji coba macam apa yang butuh kecantikan?” balas Lafite.

“Lafite!” Glenn mengeraskan pengucapan nama Lafite untuk mengisyaratkannya agar berhenti bergurau. “Aku sedang terburu-buru. Aku harus menyelesaikan uji coba ini sebelum pergi menemui penyihir Norris.”

“Bagaimana hal itu bisa ada urusannya denganku?” Lafite melanjutkan dengan nada serius yang sama.

Glenn merengut dan berhenti berbicara.

“Ha!” Lafite tertawa terbahak-bahak. Ia kemudian berkata, “Aku tidak ingat. Kenapa kamu tidak mencoba ‘Pemburu Bayaran’ (Bounty Hunter) di Menara Hitam? Kamu pasang harga buruan untuk barang yang kamu mau, dan seseorang akan mencarikannya untukmu.”

“Ya, ide bagus. Aku akan melakukannya.” Sekarang melihat adanya kemajuan dalam masalah tersebut, Glenn hendak mengakhiri panggilan ketika ia memerhatikan, melalui bola kristal itu, bahu telanjang dan dada Lafite yang berbentuk indah. Alih-alih menutup panggilan, ia justru menelan ludah.

“Aku kosong malam ini. Bisakah aku datang menemuimu?”

“Kenapa pakai basa-basi? Aku ini wanita kamu. Sampai jumpa nanti.” Lafite meniupkan ciuman ke arah Glenn.

Menara Hitam Isotta diterangi oleh cahaya lampu. Glenn sedang berjalan menuju asrama Lafite. Ia berjalan tanpa menimbulkan suara, tanpa memancarkan aroma apa pun. Ia adalah sebuah misteri!

Tiba-tiba, perhatian Glenn ditarik oleh sebuah teriakan wanita.

Jeritan itu dibuat oleh seorang gadis yang baru saja keluar dari sebuah halaman. Ia tidak melihat Glenn pada mulanya, dan saat ia berlari melewatinya, matanya yang panik berpapasan dengan mata Glenn. Ia tidak mengatakan apa-apa dan langsung pergi.

Glenn melangkah maju beberapa kali untuk melihat ke dalam halaman tersebut. Tempat itu sudah rusak dan dipenuhi oleh rumput yang lebat dan tinggi. Di tengah-tengahnya terdapat sebuah menara air. Tempat ini adalah salah satu dari dua area terlarang dalam pandangan Robinson. Glenn telah diperingatkan olehnya untuk tidak menaruh minat apa pun pada menara air ini. Alasannya adalah tempat itu berhantu.

Namun, Glenn selalu mendasarkan rasionya pada ilmu sihir daripada makhluk-makhluk supernatural. Menyebut sebuah menara “berhantu” hanya menunjukkan ketidaktahuan dan bahkan kebodohan seseorang.

Glenn melangkah maju mendekati gerbang halaman tersebut. Ia kemudian berhenti selama beberapa detik dan melangkah memasukinya.

Halaman itu berbau busuk rumput lapuk yang tumbuh merajalela. Saat Glenn melangkah melewati gerbang, ia mengamati dua keanehan — suara kebisingan sekolah telah hilang: ia tidak dapat mendengar apa pun, bahkan suara dentang lonceng. Dan cahaya yang terang cemerlang pun ikut menghilang.

Ia telah memasuki area yang sepenuhnya sunyi dan gelap!

“Ini sangat aneh. Jika halaman ini ditutupi oleh seorang penyihir dan karenanya menyerap suara dan cahaya, lalu mengapa aku tidak bisa merasakan pergerakan energi apa pun?!” tanya Glenn dalam hati. “Ini sangat aneh bahkan di luar menara air. Haruskah aku masuk ke dalamnya?”

Berdiskusi di server Discord